BREAKING NEWS
← Kembali ke Beranda
Seputar Kampus

GAMHAS Minta Pemerintah Kota Ternate Serius Tangani Krisis Air Bersih di Kota Ternate

Oleh Redaksi • 06 Oktober 2026 • 25 Pembaca
Bagikan:
GAMHAS Minta Pemerintah Kota Ternate Serius Tangani Krisis Air Bersih di Kota Ternate
Massa Aksi Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (GAMHAS), Sedang Kampanye di Depan Pasar Barito, Kel. Gamalama, Kota Ternate

KABATA.ID, TERNATE—Pemerintah Kota Ternate diminta segera selesaikan krisis Air Bersih. Seruan ini disampaikan oleh Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (GAMHAS) dalam Kampanye yang di gelar di beberapa titik, termasuk di Pasar Barito, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate. (06/10/26)  

Mereka menuntut agar Pemerintah Kota Ternate segera menyelesaikan masalah air bersih, mengingat persoalan air adalah kebutuhan dasar manusia. Menurut Gamhas dari hasil advokasi mereka ada beberapa kelurahan yang mengalami krisis air bersih.

Berdasarkan temuan lapangan yang dilakukan oleh Gamhas, ada beberapa catatan penting yang semestinya diseriusi oleh pemerintah kota ternate.

Dalam kampanye tersebut, Koordinator Lapangan (korlap) menerangkan bahwa di musim kemarau yang berkepanjangan ini warga mengalami krisis air bahkan mereka sampai membeli air isi ulang (depot) dengan harga 5 sampai 10 ribu per hari untuk kebutuhan mencuci dan memasak, bahkan ada yang menggunakan profil tank dengan harga Rp. 80.000, yang dipakai selama 1 minggu.  

“Kelurahan Foramadiahi, RT 07 berkisar 20 rumah mengeluhkan air bersih yang tidak mereka rasakan secara layak, lalu Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan RT 01 pun mengeluhkan hal yang sama” Ucap Al

Untuk di Kelurahan Sasa, masyarakat mengeluhkan soal pihak PDAM yang mendistribusikan air bersih berdasarkan patokan nominal (harga) yang harus ditentukan mulai dari biaya pemasangan pipa berkisar Rp.1.800.000, menurut warga tidak sepantasnya pihak PDAM melakukan hal tersebut.

Selain, dua kelurahan diatas, Gamhas juga mengidentifikasi di Kelurahan RT 13 yang hampir 24 rumah belum mendapatkan air yang layak, juga di Kelurahan Tubo RT 08 yang posisinya di dataran tinggi juga mengeluhkan hal yang sama, mereka berharap pihak PERUMDA Ake Gaale agar secepatnya melakukan pengdistribusian air yang merata.

“Kami mengidentifikasi beberapa kelurahan dari Selatan ke Utara hampir semuanya meminta hal yang sama, yaitu pemenuhan air bersih, rata-rata mereka sudah tidak mampu membeli air baik itu di depot, pun mengisi profil olehnya Pemerintah Kota Ternate tidak boleh diam dengan situasi ini” Tegas Al

Berikut Beberapa Tuntuan dalam Kampanye GAMHAS:

  1. Aktifkan bak penampung di Kelurahan Foramadiahi
  2. Distribusi air bersih di Kelurahan Tubo RT 08
  3. Pemkot Ternate evaluasi dirut PDAM yang tidak becus
  4. Selsaikan air bersih di Kelurahan Foramadiahi RT 07, Sasa Puncak RT 01, dan Tabona RT 13
  5. Hentikan Reklamasi di Maluku Utara
  6. Tolak Pertambangan di Maluku Utara
  7. Bebaskan 5 warga Banemo yang di tahan POLDA Maluku Utara
  8. Cabut 10 IUP di pulau mangoli
  9. Tangkap dan adili pelaku pembunuhan di Haltim-Halteng
  10. Tangkap dan adili pelaku Kekerasan Seksual di Kampus
  11. Hentikan tindakan represif terhadap aktivis. (Red)

 

BACA JUGA
BERITA TERBARU